Kamis, 11 Februari 2016

Impian dan Pengharapan

Ini hari ketiga saya di Jakarta
Ini saya yang sudah tiga hari tak melihat cahaya matahari
Mengurung diri sepanjang hari

Dik, kamu meminta aku tak berharap padamu
Maka aku berusaha menghapus pengharapanku
Bila kesedihan ada batasnya
Buar aku menghabiskan jatah sedih itu sekarang juga

Tapi dik, sepertinya saya terlalu naif
Hati kecil saya masih selalu ingin menunggu
Membayangkan impian impian itu gugur sungguh menyakitkan

Saya dapat melakukan banyak hal, terjatuh dan bangkit, terguling dan tegak kembali, untuk impian saya yang lain

Tapi urusan perasaan ini rumit, teramat sangat rumit.
Karena impian ini menyangkut saya dan kamu
Sejauh jauhnya saya berjalan, takkan tergapai bila saya berjalan sendiri.

Ini semua berlebihan
Teramat sangat
Tapi saya masih juga memikirkan.

0 Bahasa Cinta Mereka....:

Posting Komentar